Tes CPNS 2018 Sebentar Lagi Dimulai, Catat Tanggalnya dan Siapkan Syaratnya

LOWONGANKERJA19.COM. Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) akan buka penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2018 saat Penentuan Umum Kepala Daerah (Pilkada).

Menteri PAN-RB Asman Abnur berkata, sekarang ini pihaknya tengah mengkalkulasi keperluan PNS dengan riil.

Selesai Pilkada

Kata Asman, Jumat (23/3/2018) "Tes penerimaan CPNS 2018 juga akan di gelar selesai kontestasi politik lokal itu".

Menurut perhitungan Tubuh Kepegawaian Negara, tes akan dilangsungkan 10 hari sampai 20 hari maupun satu minggu lebih sampai tiga minggu selesai hari pencoblosan yang jatuh pada 27 Juni 2018.

Peluang pada tanggal 7 Juli 2018 sampai 17 Juli 2018.

Kementerian PAN-RB juga membidik jumlah pendaftar yang di terima 60-70 % dari keseluruhan 220 ribu orang pegawai yang akan pensiun th. ini.

Hal semacam ini sesuai sama system minus growth yang diaplikasikan pemerintah.

Jumlah CPNS yang di terima juga tidak akan lebih dari jumlah pensiunan.

Asman berkata, 2018 yaitu th. reformasi birokrasi sebab system rekrutmen akan jadi satu diantara pojok yang akan dibenahi.

Menurutnya, penerimaan CPNS harus melalui satu pintu, yakni tes penerimaan, tidak bisa ada sekali lagi penerimaan PNS tanpa ada tes.

Pembenahan sistem rekrutmen CPNS sudah diawali mulai sejak 2017, saat pemerintah buka formasi 37 ribu tempat CPNS untuk 60 kementerian serta instansi.

Dari alokasi itu, 10 % salah satunya disyaratkan bagi lulusan dengan predikat cumlaude.

Pengaturan Formasi

Kementerian PAN-RB sekarang ini tengah membuat formasi yang pas untuk CPNS 2018.

Seperti perihal berkaitan kompetensi yang harus ditepatkan dengan pekerjaan yang di tawarkan.

Termasuk, memastikan unit-unit kerja yang dibutuhkan.

" Jadi saya dengan tim saat ini tidak ingin sekali lagi terima sarjana tehnik demikian orang. Nah kita ingin tehnik itu tehnik apa sajakah, diletakkan di unit kerja mana, " kata Asman terlebih dulu.

Dengan hal tersebut, sebelumnya pemerintah mengambil keputusan pembukaan CPNS, pihaknya sudah mengetahui seorang itu diletakkan dimana saja serta di unit kerja mana.

Hingga, tak ada alasan sekali lagi untuk minta geser.

" Umpama untuk guru, guru SD dimana, guru SMP dimana, gitu. Jadi tak ada alasan kelak. Ya mungkin saja diberlakukan mungkin saja 5 th. baru dianya geser, " terang Asman.

Paling tidak, beberapa hal itu akan rampung selesai Pilkada.

Asman juga katakan, Pilkada tidak punya pengaruh pada sistem CPNS 2018 ini.

" Pilkada jalan, itu kan tak ada masalah, sebab yang memajukan BKD (tubuh kepegawaian daerah), " tuturnya.

Dokumen yang Harus Disiapkan

Ada beragam aspek yang perlu di ketahui tentang pendaftaran CPNS, terutama berkas-berkas yang harus disiapkan waktu pendaftaran di buka.

Oh iya, arsip untuk pelamar tamatan SMA sederajat dengan sarjana berbeda.

Tersebut perincian arsip yang harus disediakan :

Untuk tenaga profesional kriteria maupun dokumen yang harus disiapkan seperti berikut :

  1. Foto copy KTP
  2. Foto copy Ijazah serta Transkip Kwalitas yang sudah dilegalisir
  3. Surat info akreditasi dari BAN PT.
  4. Cocok poto paling baru ukuran 4x6 cm setidak sedikit 4 lembar - latar belakang merah.

Dokumen penambahan untuk lulusan D III serta SMA/sederajat diantaranya :

  1. Materai Rp 6. 000
  2. Foto copy KTP
  3. Foto copy ijazah/STTB
  4. Foto copy ijazah SD
  5. Foto copy ijazah SLTP
  6. Foto copy ijazah SLTA.

Dirangkum Tribun-Timur. com dari penerimaan CPNS gelombang I serta II pada th. 2017, tersebut informasi yang harus di ketahui pelamar :

1. Kriteria Umum Pendaftaran

Ada beragam kriteria umum pendaftar.

a. Warga Negara Indonesia yang bertaqwa pada Tuhan Yang Maha Esa, setia serta patuh pada Pancasila, UUD 1945, serta Negara Kesatuan Republik Indonesia, serta sehat jasmani serta rohani.

b. Berkepribadian baik serta tidak pernah dihukum penjara maupun kurungan berdasar pada putusan pengadilan yang sudah memiliki kemampuan hukum tetaplah sebab lakukan sebuahtindak pidana kejahatan. Pada th. 2017 pemerintah pernah buka rekrutmen CPNS tapi cuma untuk beragam pos kementerian.

Gelombang pertama rekrutmen untuk isi pos di Kementerian Hukum serta HAM.

Lalu gelombang ke-2 untuk beragam kementerian serta instansi yang jadi rekrutmen paling akhir.

Nah th. 2018, pemerintah akan kembali buka rekrutmen CPNS untuk pemerintah daerah.

Lowongan yang dibuka juga lebih banyak dibanding th. terlebih dulu.

Kabar baik, pendaftar CPNS yang tidak berhasil pada 2017 tetaplah ikuti rekrutmen di th. ini.

c. Tidak pernah diberhentikan dengan tidak hormat tidak atas keinginan sendiri maupun diberhentikan tidak dengan hormat jadi PNS/Anggota TNI/Polri maupun diberhentikan tidak dengan hormat jadi pegawai swasta.

d. Tidak berkedudukan jadi PNS/CPNS/Calon Anak buah TNI/Polri serta Anak buah TNI/Polri serta tidak tengah terikat kesepakatan/kontrak kerja dengan pihak manapun.

e. Tidak jadi pengurus serta/atau anak buah partai politik.

2. Dokumen Perlu yang Harus Dipersiapkan

Dokumen pada pendaftar SMA dengan sarjana berbeda.

Untuk tenaga profesional kriteria maupun dokumen yang harus disiapkan seperti berikut :

a. Foto copy KTP
b. Foto copy Ijazah serta Transkip Kwalitas yang sudah dilegalisir
c. Surat info akreditasi dari BAN PT.
d. Cocok poto paling baru ukuran 4x6 cm setidak sedikit 4 lembar - latar belakang merah.

Dokumen penambahan untuk lulusan D III serta SMA/sederajat diantaranya :

a. Materai Rp 6. 000
b. Foto copy KTP
c. Foto copy ijazah/STTB
d. Foto copy ijazah SD
e. Foto copy ijazah SLTP
f. Foto copy ijazah SLTA.

3. Alur Pendaftaran
  1. Pendaftar dikerjakan portal semasing kementrian/CPNS daerah.
  2. Isi formulir serta janganlah lupa di tandatangani
  3. Anda akan memperoleh nomor bukti registrasi
  4. Mengunggah/kirimkan dokumen yang dibutuhkan, janganlah lupa dankan cocok gambar sesuai sama ketetapan.
  5. Mirimkan berkas-berkas seperti formulir pendaftaran.

4. Kuota Penerimaan

Setiawan Wangsaatmaja, Deputi Bagian SDM Aparatur Kemen PAN RB berkata, Kementrian PAN RB sudah menyarankan formasi jumlah CPNS 2018 ke Kementrian Keuangan.

" Pada 2018 yang akan pensiun 250 ribu orang. 38 ribu di pemerintah pusat serta bekasnya daerah. Tempat paling akhir baru itu yang kita hinggakan ke Kementerian Keuangan untuk 2018, " katanya.

Di pastikan tidak lebih dari 250 ribu tempat yang diusulkan pada 2018.

Setidak sedikit 38 ribu akan di buka untuk pemerintah pusat serta bekasnya untuk pemerintah daerah.

5. Upah Yang Menarik PNS 2018

Sesuai sama amanat UU Nomor 5 Th. 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, rumusan gaji yang di terima untuk PNS atau dengan kata lain take home pay cuma akan terbagi dalam tiga komponen, yaitu upah pokok, tunjangan kemampuan, serta tunjangan kemahalan.

Untuk upah pokok, akan ada penambahan rasio maupun perbandingan pada besaran upah paling rendah PNS serta upah teratas PNS.

Upah pokok tak akan berdasar pada masa kerja, tetapi didasarkan pada beban kerja, tanggung jawab, serta resikonya.

Sekarang ini, rasio upah pokok yang berlaku menjangkau 1 : 3, 7.

Misalnya, jika upah pokok paling rendah PNS lebih kurang Rp 1, 2 juta, upah pokok teratas sebesar Rp 4, 44 juta.

Pada th. 2018 ini, rasionya naik jadi 1 : 11, 9 jadi upah pokok teratas bisa melonjak Rp 14, 3 juta.

Aplikasi system upah baru akan dikerjakan pada 2018 karena pemerintah membutuhkan persiapan untuk sosialiasi ke semua daerah sekalian persiapan anggarannya di daerah.

Setiawan menanggung sistem baru ini tidak akan menambah jumlah berbelanja pegawai yang jumlahnya sekarang ini sudah menjangkau lebih kurang Rp 270 triliun per th.

Berkaitan pemberian kegunaaan untuk beberapa pensiunan PNS, " calon beleid " ini belum juga memiliki ketetapan yang pasti agar tidak memenyesalkan PNS serta negara.

Seperti di ketahui upah pokok PNS belum juga alami kenaikan selama tiga th. teakhir.

Upah pokok pada th. 2017 lantas tetaplah sama juga dengan 2015 kemarin.

Jika ada kenaikan itu cuma untuk tunjangan saja.

Upah pokok PNS 2017 lantas merujuk pada PP Nomor 30 Th. 2015.

Besarannya bergantung kelompok serta Masa Kerja Kelompok (MKG).

Setiap lembaga pemerintah memberi tunjangan dengan tidak sama. (bangka. tribunnews. com)

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel